Semangatyang tinggi ini sangat penting dan berarti bagi pembangunan bangsa di era milenial. 5. Tangguh. Anak-anak muda punya mental baja, pantang menyerah dengan berbagai halangan dan rintangan yang ada. Mereka punya rasa ingin tahu yang tinggi dan gemar mencoba-coba untuk menemukan hal baru. Potensi Pemuda Sebagai Modal Dasar Pembangunan Bangsa
PotensiGenerasi Muda untuk Membangun Sebuah Bangsa. Siagian (1994) memberikan pengertian tentang pembangunan sebagai "Suatu usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perĀubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara dan pemerintah, menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building)". Sedangkan
Vay Tiį»n Nhanh. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. TUGAS PLKM 2021 SEKTOR RAPETOTema Peran Pemuda Menghadapi Bonus DemografiJudul Bonus Demografi dan Peranan Pemuda dalam Meningkatkan Kesejahteraan Bangsa Penulis 06_Belinda HarfianiBonus demografi, mungkin bagi beberapa orang dua kata ini masih asing ditelinga. Maka dari itu pada kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai apa itu bonus demografi dan kaitannya dengan peran pemuda dalam proses peningkatan kesejahteraan bangsa. Bonus demografi adalah sebuah keadaan dimana kependudukan suatu negara terjadi ledakan populasi penduduk yang berusia produktif. Hal ini dapat mejadi modal dasar untuk meningkatkan kesejahteraan sebuah Jimmy Ginting 2016, mengatakan bahwa Bonus Demografi sebagai ledakan penduduk usia produktif yang akan terjadi di indonesia pada 2020-2035 dan Ray 1998, menyatakan dalam bukunya yang berjudul Economic Devolovement bahwa Bonus Demografi yang terjadi ledakan penduduk yang berdampak pada pembangunan ekonomi terhadap penduduk, akan tetapi perubahan penduduk mempunyai implikasi terhadap pembangunan perekonomian. Di Indonesia sendiri bonus demografi merupakan masa emas, jumlah penduduk Indonesia yang berada pada masa produktif akan berada di puncak ledakan populasi pada tahun 2020-2035 pada saat angkanya mencapai 70%. Menurut data Badan Pusat Statistik BPS dalam Sensus Penduduk 2010, penduduk Indonesia mencapai juta jiwa dengan kepadatan 4,58%. Dari pernyataan sangat jelas bahwa tingkat fertilitas, mortalitas, migrasi dan mobilitas sosial bangsa Indonesia setiap tahun semakin meningkat. Jumlah penduduk Indonesia sendiri pada saat ini yang dapat dikatakan dalam usia produktif yaitu antara 15-64 tahun, rentang usia ini lebih banyak dibanding usia tidak produktif atau anak-anak dengan rentang usia 0-14 tahun dan orang tua atau lansia yang berada di rentang 65 tahun keatas. Maka dari itu, setelah membahas penjelasan mengenai Bonus Demografi di Indonesia, sekarang seperti apa peranan dari pemuda yang akan membuat peningkatan terhadap kesejahteraan bangsa. Pemuda mempunyai peranan yang sangat penting bagi pembangunan kesejahteraan suatu bangsa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah pemuda di Indonesia sebanyak 64,19 juta jiwa atau 24,02% dari total penduduk yaitu satu di antara empat orang Indonesia adalah pemuda. Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan bahwa "pembangunan pemuda" merupakan salah satu peranan yang bisa dilakukan pemuda di Indonesia dalam pemanfaatan Bonus Demografi dalam usaha meningkatkan kesejahteraan bangsa. Pembangunan pemuda disini bisa dilakukan dengan mengedukasi para pemuda agar lebih memahami mengenai isu-isu yang ada dimasyarakat. Dan berusaha mencari solusi atas permasalahan yang ada dimasyarakat yang paling mudah dan bisa dilakukan sekarang juga adalah dengan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia. Sebagai pemuda/mahasiswa kita bisa menjadi seseorang yang berkualitas mulai dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan karena adanya pendidikan. Dengan belajar dan mencari pengalaman serta membangun kualitas diri saat masa-masa usia produktif atau bisa juga saat di bangku sekolah/kuliah, kita sudah berkontribusi untuk persiapan membangun kesejahteraan bangsa. Dengan sumber daya manusia yang unggul sebuah bangsa akan menjadi negara yang maju. Salah satu contohnya adalah negara Malaysia yang menjadikan negaranya sebagai negara Industri dan diprediksi akan menjadi negara maju pada tahun 2035. Malaysia menjadi negara industri dengan bantuan sumber daya manusia nya yang mempunyai latar belakang pendidikan sesuai dengan kebutuhan tenanga kerja pada sektor industri. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
āŗ Indeks pembangunan pemuda meningkat, tetapi capaiannya masih sangat rendah. Kemajuan teknologi digital menjadi peluang untuk mengoptimalkan pembangunan pemuda melalui kewirausahaan berbasis digital. KOMPAS/MUCHAMAD ZAID WAHYUDI Rachel Amanda Aurora dan M Noval Auliady yang mewakili pemuda Indonesia yang tergabung dalam Delegasi Indonesia untuk Konferensi Tingkat Tinggi Nairobi dalam rangka 25 Tahun Konferensi Kependudukan dan Pembangunan Internasional ICPD sedang membacakan rekomendasi dan komitmen pemuda Indonesia terkait komitmen Nairobi ICPD25 di Nairobi, Kenya, Rabu 13/11/2019.Pembangunan pemuda merupakan salah satu kunci sukses memanfaatkan bonus demografi yang akan mencapai puncaknya pada 2025-2030. Jumlah pemuda berusia 16-30 tahun yang sebanyak 64,19 juta atau sekitar 24 persen jumlah penduduk merupakan peluang sekaligus Pembangunan Pemuda IPP 2019 yang diluncurkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional pada akhir Oktober 2020 menunjukkan ada banyak tantangan dalam pembangunan pemuda. Tantangan terbesar pada pembangunan bidang kesehatan dan kesejahteraan. Dari lima domain yang digunakan untuk memetakan IPP, domain kesehatan dan kesejahteraan satu-satunya yang menurun, yaitu dari 57,7 persen pada 2018 menjadi 55,00 pada 2019. Kesehatan menjadi modal utama dalam pembangunan sumber daya manusia, dan pemuda menghadapi tantangan kesehatan yang sangat serius, terkait gaya hidup dan merokok menjadi masalah utama dan selama ini belum ada upaya konkret yang signifikan untuk menekan angka pemuda merokok. Angka pemuda merokok masih tinggi, 25,99 persen, dan cenderung stagnan tinggi sejak 2015 27 persen. Ditambah lagi, prevalensi remaja usia 10-18 tahun merokok terus meningkat, berdasar Riset Kesehatan Dasar 2018 telah mencapai 9,1 berbagai penyakit degeneratif mengintai di balik perilaku merokok. Apalagi, pemuda juga menghadapi berbagai penyakit noninfeksius lainnya, seperti anemia dan obesitas serta penyakit infeksius seperti tuberkulosis TBC dan HIV/AIDS yang terus meningkat. Angka kesakitan remaja meningkat dari 7,68 persen pada 2018 menjadi 8,78 persen pada juga Ada Kemajuan Pembangunan Pemuda, tetapi Masih RendahPermasalahan bertambah dengan tingginya angka remaja perempuan sedang hamil, mencapai 17,92 persen atau meningkat 1,25 persen dibanding pada 2018. Mereka berisiko tinggi melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan prematur yang berkorelasi positif dengan gizi buruk. Generasi penerus yang berkualitas buruk akan rentan sakit sehingga produktivitas dan daya saingnya pun akan rendah.āIndikator remaja perempuan sedang hamil menjadi pemberat penurunan domain kesehatan dan kesejahteraan,ā kata Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga Kementerian PPN/Bappenas Woro Srihastuti Sulistyaningrum ketika dihubungi Kompas di Jakarta, Senin 9/11/2020.Tingginya persentase perempuan sedang hamil akan sulit diminimalkan jika angka perkawinan usia anak juga masih tinggi, mencapai 10,82 persen, hanya menurun 0,39 dibanding pada 2018. Angka perkawinan usia anak juga menjadi pemberat domain jender dan diskriminasi yang stagnan di angka 46,67 perkawinan usia anak sangat kompleks. Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dengan menaikkan batas usia menikah untuk perempuan dari 16 tahun menjadi 19 tahun belum mampu mengerem angka perkawinan usia anak. Faktor pendidikan, budaya, dan ekonomi seperti pada masa pandemi Covid-19 ini turut bidang pendidikan yang terus meningkat, dengan capaian tertinggi 70 persen, seharusnya bisa menjadi peluang untuk mengoptimalkan pembangunan pemuda. Dukungan kebijakan mulai dari alokasi APBN 20 persen untuk pendidikan hingga beasiswa untuk pelajar telah mendorong peningkatan rata-rata lama sekolah, angka partisipasi kasar APK sekolah menengah, dan APK Perguruan demikian, pandemi Covid-19 yang berisiko menurunkan indikator-indikator tersebut, mendisrupsi peluang tersebut. Peluang tertinggi pada domain lapangan dan kesempatan kerja yang meski capaiannya terendah, 45 persen, tetapi peningkatannya tertinggi 5 persen dibandingkan domain-domain lainnya.āKalau dilihat dalam indikatornya, ada dua, salah satunya terkait dengan pemuda berusaha dengan jabatan kerah putih white collar. Sekarang sedang menjamur usaha rintisan, ini tecermin dalam domain lapangan dan kesempatan kerja,ā kata Adi Lumaksono, statistisi ahli utama Badan Pusat Statistik saat peluncuran IPP GANDHAWANGI Diskusi virtual Global Online Startup Weekend Covid-19 Indonesia dilaksanakan pada Jumat 24/4/2020. Program ini diikuti oleh lebih dari peserta di Indonesia yang bergerak di bidang usaha rintisan. Para peserta didorong untuk membuat startup baru yang fokus di enam sektor, yaitu kesehatan, komunitas, populasi rentan, edukasi, hiburan, dan perusahaan riset untuk pasar Asia dan Eropa, BOI Research, yang dipublikasi pada 2018 menunjukkan, potensi ekonomi digital di Indonesia besar. Ini didukung akses internet pemuda yang meningkat signifikan dari 44,4 persen pada 2015 menjadi 81,22 persen pada 2019. Minat pemuda 15-35 tahun di Indonesia untuk berwirausaha juga tergolong tinggi, mencapai 35 persen berdasarkan survei World Economic Forum pada itu, untuk memaksimalkan potensi ini, Kementerian PPN/Bappenas tengah merumuskan rancangan strategi nasional kewirausahaan pemuda. Strategi nasional ini diharapkan dapat memetakan pembagian peran bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menangani kewirausahaan sekaligus menjadi acuan untuk dorong pemuda harus cepat ditangkap. Strategi nasional tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala birokrasi untuk memulai usaha baru sebagaimana temuan BOI Research. EditorAloysius Budi Kurniawan
MENTERI Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali berpesan kepada pemuda Indonesia untuk lebih kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing dan berjiwa kewirausahaan dalam menghadapi bonus demografi. Hal itu diungkapkan Zainuddin dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda HSP ke-92, Rabu, 28/10. Upacara peringatan Sumpah Pemuda tetap berlangsung hikmat walau berlangsung di tengah pandemi covid-19. Perayaan HSP berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi tetap hingar-bingar walaupun tanpa kerumunan. Zainuddin optimistis, pemuda Indonesia bisa mengembangkan potensi yang dimiliki untuk pembangunan bangsa. "Kami berpandangan membangun pemuda sekarang sama halnya mempersiapkan dan membangun bangsa ke depan," ucap Zainuddin. Baca juga Peringatan Sumpah Pemuda Momentum Optimalisasikan Peran Pemuda Sementara itu, salah satu yang membedakan pelaksanaan HSP 2020 dengan tahun sebelumnya adalah tidak dilangsungkannya upacara terbuka menyesuaikan situasi kondisi bangsa Indonesia. Situasi tersebut nyatanya tidak menjadi penghalang untuk memperingati momentum penting persatuan pemuda Indonesia serta menggelorakan semangat kebersamaan dan optimisme. āKegiatan peringatan sumpah pemuda ke 92 yang puncaknya hari ini 20 Oktober 2020 digelar secara daring dihadiri oleh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Provinsi se-Indonesia,ā ungkap Ketua Panitia Nasional HSP 2020, Asrorun Niāam Sholeh. Sepanjang Oktober yang juga dikenal sebagai Bulan Pemuda, berbagai kegiatan pengembangan kepemudaan terus dilaksanakan dengan tetap mengikut standar protokol Covid-19. Kemenpora juga tetap melakukan aktivitas penjaringan dan seleksi putra-putri terbaik Indonesia untuk memperoleh apresiasi di Hari Sumpah Pemuda ke 92. āHari ini tetap akan bertabur bintang pemuda-pemudi berprestasi Indonesia di bidang Kewirausahaan, Kepeloporan Pemuda, Kepemimpinan Pemuda, Juara Essai Gagasan Pemuda Bangkit Melawan Covid, Pemuda Berprestasi Internasional, dan Pemuda Difabel Berprestasiā papar Niāam. Zainudin berharap pemuda Indonesia untuk tampil menjadi bagian yang membangun optimisme masyarakat dan juga menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. "Ini sejalan dengan tema besar peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 yaitu bersatu dan bangkit," paparnya. RO/OL-7
potensi pemuda sebagai modal dasar pembangunan bangsa